Gelar Raja AWK Luapan Ego yang Berlebihan - Beritabali.com

Opini

Gelar Raja AWK Luapan Ego yang Berlebihan

Sabtu, 25 Januari 2020 | 08:00 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Masyarakat Bali sangat dekat dengan Puri sebelum pemerintahan di Indonesia menjadi Republik. Peninggalan Puri masih bisa dilihat sampai saat ini di berbagai tempat di Bali.

Pilihan Redaksi

  • Warga Laporkan Raja Majapahit Fiktif ke Polda Bali
  • Cokorda Pemecutan: Jangan Ngaku-Ngaku dan Mimpi Jadi Raja di NKRI
  • Ngurah Harta Minta Polda Juga Selidiki Kerajaan Fiktif di Bali
  • Tentu keturunannya jelas sebagai generasi penerus yang memiliki peran sentral dalam adat dan budaya Bali yang masih dihormati walaupun tidak memiliki jabatan di jajaran pemerintahan.
    Untuk kalangan masyarakat biasa gelar Raja adalah berlebihan yg merupakan luapan ego dalam diri yang mau dihormati dan dianggap besar dalam segala hal. Yaa.. semua orang memiliki ego namun kalau berlebihan tentu kurang baik.
    Saudara kita AWK sebenarnya cukup lumayan berperan menyuarakan berbagai masalah di Bali, tanpa embel-embel raja beliau sebenarnya cukup berkarisma dan memiliki kekuatan sebagai kesatria.
    Saya berharap AWK meminta maaf atas kekeliruannya dan kembali menjadi kesatria yg nindihin Bali tanpa harus bergelar Raja Majapahit Bali. Karena akan ada catatan pembelokan sejarah dan anak cucu kita semakin bingung di masa depan.
    Turunkan Ego namun tetap berkualitas.
    Untuk beliau-beliau yang protes dan tidak terima dengan gelar Raja AWK mari rangkul dan berikan nasehat agar mau menurunkan egonya dan kembali berperan sebagai salah satu kesatria yang nindihin Bali.
    Semoga pikiran baik datang dari segala penjuru. Damai memberikan kesejukan untuk mewujudkan Bali yang ajeg, "gemah ripah lohjinawi".  
    Penulis: Kadek Adnyana
    Ketua Komunitas Gema Perdamaian

    Penulis : Opini

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Gelar Raja Majapahit AWK Ego Berlebihan


    Info Iklan

    Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita? hubungi DIVISI BISNIS Beritabali.com



    Opini Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending Opini

    Berita Bali TV